Modul 20: Penulisan Skripsi
Penulisan Skripsi
Memandu mahasiswa menyiapkan dan menulis skripsi secara metodologis, etis, orisinal, dan sesuai pedoman akademik kampus.
Pengantar
Skripsi adalah puncak perjalanan akademik sarjana: kesempatan pertama Anda menghasilkan pengetahuan, bukan hanya menerimanya. Prosesnya panjang—dari kegelisahan akademik hingga sidang—tetapi dapat dijalani dengan tenang bila dipecah menjadi langkah-langkah yang jelas.
Modul ini memandu Anda melalui sembilan tahap: menentukan topik dan judul, latar belakang dan rumusan masalah, kajian pustaka dan kerangka berpikir, metodologi, pengumpulan dan analisis data, etika penelitian, penulisan hasil dan pembahasan, sitasi dan integritas akademik, serta seminar dan sidang. Seluruh uraian bersifat umum; pedoman skripsi STAISAR yang berlaku tetap menjadi acuan utama format dan prosedur.
Capaian pembelajaran
Setelah mempelajari modul ini, Anda diharapkan mampu:
- Menentukan masalah penelitian yang layak dan fokus.
- Menyusun proposal berdasarkan literatur yang relevan.
- Memilih metode serta instrumen yang sesuai.
- Menganalisis data dan menyajikan temuan secara transparan.
- Menulis sitasi dengan benar dan menjaga integritas akademik.
Prasyarat: Telah mempelajari Modul 16 E-Book dan Referensi; telah/sedang menempuh mata kuliah Metodologi Penelitian.
Peta konsep
1. Menentukan Topik dan Judul
Sumber topik
Topik penelitian PAI dapat berasal dari:
- Pengalaman praktik — masalah yang ditemui saat PPL atau mengajar TPA.
- Literatur — saran penelitian lanjutan di bagian akhir artikel jurnal atau skripsi/tesis.
- Kebijakan — implementasi kurikulum baru, pembelajaran mendalam, Kurikulum Berbasis Cinta.
- Konteks lokal — tradisi pendidikan dayah, program tahfiz daerah, pendidikan di wilayah pesisir dan perkebunan Aceh Singkil.
Kriteria topik layak (FINER)
| Kriteria | Pertanyaan |
|---|---|
| Feasible (layak dilaksanakan) | Apakah data dapat diakses? Waktu dan biaya cukup? |
| Interesting (menarik) | Apakah Anda dan pembaca tertarik? |
| Novel (baru) | Apakah menawarkan sesuatu yang berbeda dari penelitian sebelumnya? |
| Ethical (etis) | Apakah aman dan menghormati partisipan? |
| Relevant (relevan) | Apakah bermanfaat bagi pendidikan Islam? |
Kesenjangan penelitian
Kesenjangan (research gap) adalah ruang yang belum dijawab penelitian sebelumnya: konteks berbeda (belum diteliti di madrasah Aceh), metode berbeda (selama ini kualitatif, belum kuantitatif), variabel berbeda, atau hasil yang bertentangan.
Matriks topik
| Masalah | Studi terdahulu | Kesenjangan | Potensi kontribusi | Akses data |
|---|---|---|---|---|
| Rendahnya kemampuan tajwid siswa MTs | Banyak studi metode tahsin di Jawa | Belum ada di Aceh Singkil; belum ada media digital luring | Media pembelajaran tajwid luring | MTs mitra, izin kepala madrasah |
Merumuskan judul
Judul yang baik: spesifik, memuat variabel/fokus, subjek, dan lokasi, tidak terlalu panjang (umumnya ≤ 20 kata), dan mencerminkan jenis penelitian.
Contoh: “Pengembangan Media Pembelajaran Tajwid Berbasis Android Luring untuk Siswa Kelas VII MTs Negeri di Kabupaten Aceh Singkil.”
Gunakan template Matriks Topik dan Literatur di Pusat Unduhan.
Istilah kunci
- Research gap
- Kesenjangan pengetahuan yang belum dijawab penelitian sebelumnya.
- FINER
- Kriteria topik: feasible, interesting, novel, ethical, relevant.
Pertanyaan refleksi
- Masalah pendidikan Islam apa di sekitar Anda yang paling menggelisahkan?
- Apakah topik Anda layak dari sisi akses data dan waktu?
2. Latar Belakang dan Rumusan Masalah
Struktur latar belakang
Latar belakang adalah argumen mengapa penelitian perlu dilakukan. Struktur yang sering digunakan (pola corong):
- Kondisi ideal — apa yang seharusnya (teori, regulasi, tujuan pendidikan).
- Kondisi nyata — apa yang terjadi (data awal, observasi, hasil studi).
- Kesenjangan — selisih ideal dan nyata.
- Penelitian terdahulu — apa yang sudah dan belum diteliti.
- Usulan penelitian — mengapa penelitian Anda menjawab kesenjangan.
Setiap klaim didukung bukti dan sitasi. Hindari kalimat umum tanpa dasar (“Di era globalisasi saat ini…”).
Fokus dan rumusan masalah
- Penelitian kualitatif: fokus penelitian dan pertanyaan penelitian (“Bagaimana guru PAI menerapkan…?”).
- Penelitian kuantitatif: rumusan masalah yang menunjukkan hubungan/pengaruh/perbedaan variabel (“Apakah terdapat pengaruh… terhadap…?”).
- Penelitian pengembangan (R&D): “Bagaimana proses pengembangan…?”, “Bagaimana kelayakan…?”, “Bagaimana efektivitas…?”.
Tujuan dan manfaat
Tujuan menjawab rumusan masalah secara paralel. Manfaat dibagi teoretis (kontribusi bagi ilmu) dan praktis (bagi guru, siswa, sekolah, pembuat kebijakan).
Pertanyaan penelitian yang baik
Jelas, terfokus, dapat dijawab dengan data, dan tidak terlalu luas. Booth dkk. (2016) menyarankan bergerak dari topik → pertanyaan → masalah (mengapa jawabannya penting).
Istilah kunci
- Pola corong
- Struktur argumen dari umum ke khusus.
- Fokus penelitian
- Batas masalah dalam penelitian kualitatif.
- Manfaat teoretis
- Kontribusi penelitian bagi pengembangan ilmu.
Pertanyaan refleksi
- Data awal apa yang dapat Anda kumpulkan untuk menunjukkan kondisi nyata?
- Apakah rumusan masalah Anda dapat dijawab dengan data yang akan dikumpulkan?
3. Kajian Pustaka dan Kerangka Berpikir
Mencari dan memilih literatur
Gunakan strategi pencarian di Modul 16 (Garuda, SINTA, Moraref, Google Scholar, DOAJ, repositori). Prioritaskan artikel jurnal bereputasi 5–10 tahun terakhir untuk penelitian terdahulu, serta buku teori klasik untuk landasan teori.
Matriks literatur
Matriks literatur membantu menyintesis, bukan sekadar meringkas:
| Penulis (tahun) | Tujuan | Metode | Temuan utama | Keterbatasan | Relevansi dengan penelitian saya |
|---|---|---|---|---|---|
| … | … | … | … | … | … |
Menulis kajian pustaka secara sintesis
Ringkasan (lemah): “Ahmad (2020) meneliti… Budi (2021) meneliti… Citra (2022) meneliti…”
Sintesis (kuat): “Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa metode talaqqi meningkatkan ketepatan makhraj (Ahmad, 2020; Citra, 2022), tetapi sebagian besar dilakukan di pesantren dengan rasio guru-santri kecil. Penelitian di madrasah reguler dengan kelas besar masih terbatas (Budi, 2021).”
Penelitian terdahulu
Uraikan persamaan dan perbedaan penelitian terdahulu dengan penelitian Anda untuk menegaskan posisi dan orisinalitas.
Kerangka berpikir
Kerangka berpikir menggambarkan alur logis hubungan masalah, teori, dan solusi/variabel. Dapat disajikan dalam diagram. Untuk penelitian kuantitatif, kerangka berpikir menjadi dasar hipotesis.
Jangan menyitasi sumber yang belum dibaca. Mengutip ulang sitasi dari artikel lain tanpa membaca sumber aslinya berisiko salah kutip. Bila terpaksa, gunakan format sitasi sekunder sesuai pedoman.
Istilah kunci
- Matriks literatur
- Tabel untuk membandingkan dan menyintesis penelitian.
- Sintesis
- Memadukan temuan beberapa sumber menjadi argumen baru.
- Kerangka berpikir
- Alur logis yang menghubungkan masalah, teori, dan penelitian.
Pertanyaan refleksi
- Apa perbedaan meringkas dan menyintesis literatur?
- Gambarkan kerangka berpikir penelitian Anda dalam satu diagram.
4. Metodologi Penelitian
Memilih pendekatan
| Pendekatan | Cocok untuk | Contoh desain | Rujukan |
|---|---|---|---|
| Kualitatif | Memahami makna, proses, pengalaman secara mendalam | Studi kasus, fenomenologi, etnografi, studi pustaka | Creswell & Creswell (2018); Miles dkk. (2020) |
| Kuantitatif | Mengukur hubungan, pengaruh, atau perbedaan variabel | Survei, korelasional, eksperimen/kuasi-eksperimen | Creswell & Creswell (2018); Sugiyono |
| Campuran | Menggabungkan kekuatan keduanya | Sekuensial eksplanatori/eksploratori | Creswell & Creswell (2018) |
| Penelitian & pengembangan (R&D) | Menghasilkan dan menguji produk pendidikan | ADDIE, 4D, Borg & Gall | Branch (2009); Borg & Gall |
Pilihan metode ditentukan oleh rumusan masalah, bukan oleh preferensi atau anggapan “lebih mudah”.
Komponen metodologi
- Jenis dan pendekatan penelitian.
- Lokasi dan waktu.
- Subjek/informan (kualitatif) atau populasi dan sampel (kuantitatif) beserta teknik pemilihannya (purposive, snowball, random, dll.).
- Teknik pengumpulan data — wawancara, observasi, dokumentasi, angket, tes.
- Instrumen — pedoman wawancara, lembar observasi, angket, tes; beserta uji validitas dan reliabilitas (kuantitatif) atau kredibilitas (kualitatif).
- Teknik analisis data.
- Prosedur penelitian — langkah-langkah secara berurutan.
Instrumen
- Susun kisi-kisi instrumen dari indikator variabel/fokus.
- Lakukan validasi ahli dan uji coba sebelum digunakan.
- Untuk angket, uji validitas butir (misalnya korelasi item-total) dan reliabilitas (misalnya Cronbach’s alpha).
Istilah kunci
- Purposive sampling
- Pemilihan informan/sampel berdasarkan pertimbangan tertentu.
- Kuasi-eksperimen
- Desain eksperimen tanpa penugasan acak penuh.
- Validitas instrumen
- Ketepatan instrumen mengukur apa yang hendak diukur.
Pertanyaan refleksi
- Pendekatan apa yang paling sesuai dengan rumusan masalah Anda? Mengapa?
- Bagaimana Anda akan memvalidasi instrumen penelitian?
5. Pengumpulan dan Analisis Data
Teknik pengumpulan data
| Teknik | Tips |
|---|---|
| Wawancara | Gunakan pedoman semi-terstruktur, rekam dengan izin, buat transkrip segera |
| Observasi | Gunakan lembar observasi; catat deskriptif dengan waktu |
| Dokumentasi | Kumpulkan dokumen resmi (RPP, jadwal, profil sekolah) dengan izin |
| Angket | Uji coba dahulu; pertanyaan jelas, tidak mengarahkan |
| Tes | Gunakan kisi-kisi; uji validitas dan reliabilitas |
Analisis data kualitatif
Model Miles, Huberman, dan Saldaña (2020): kondensasi data → penyajian data (matriks, bagan) → penarikan dan verifikasi kesimpulan, berlangsung secara interaktif.
Analisis tematik (Braun & Clarke, 2006): (1) mengakrabi data, (2) membuat kode awal, (3) mencari tema, (4) meninjau tema, (5) mendefinisikan dan menamai tema, (6) menulis laporan.
Keabsahan data (Lincoln & Guba, 1985): kredibilitas (triangulasi sumber/teknik, member check), transferabilitas (deskripsi tebal), dependabilitas (jejak audit), dan konfirmabilitas.
Analisis data kuantitatif
- Statistik deskriptif — rata-rata, simpangan baku, persentase.
- Uji prasyarat — normalitas, homogenitas, linearitas (sesuai uji yang dipakai).
- Statistik inferensial — uji t, ANOVA, korelasi, regresi, atau uji nonparametrik.
- Laporkan ukuran efek di samping nilai p bila memungkinkan.
Analisis data R&D
- Kelayakan dari validasi ahli (persentase skor, Aiken’s V).
- Kepraktisan dari respons guru/siswa.
- Efektivitas dari perbandingan pretes–postes (misalnya uji t berpasangan, N-gain).
Kualitas dan keterlacakan data
Simpan data mentah, transkrip, kode, dan berkas analisis secara terstruktur dan aman sehingga proses dapat ditelusuri (audit trail).
Istilah kunci
- Triangulasi
- Membandingkan data dari berbagai sumber/teknik untuk meningkatkan kredibilitas.
- Member check
- Mengonfirmasi temuan kepada informan.
- Ukuran efek
- Besarnya perbedaan/hubungan, terlepas dari ukuran sampel.
- N-gain
- Ukuran peningkatan skor relatif antara pretes dan postes.
Pertanyaan refleksi
- Teknik keabsahan data apa yang akan Anda gunakan?
- Bagaimana Anda menyimpan data agar proses analisis dapat ditelusuri?
6. Etika Penelitian
Prinsip etika
- Persetujuan berdasarkan informasi (informed consent) — partisipan memahami tujuan, prosedur, risiko, dan hak untuk mundur. Untuk anak di bawah umur, diperlukan persetujuan orang tua/wali dan kesediaan anak (assent).
- Kerahasiaan dan anonimitas — gunakan kode/nama samaran; jangan cantumkan informasi yang dapat mengidentifikasi.
- Tidak membahayakan — hindari pertanyaan yang menimbulkan tekanan; sediakan rujukan bila muncul masalah.
- Izin lokasi — surat izin dari kampus dan lembaga tempat penelitian.
- Keamanan data — simpan rekaman dan data pribadi dengan aman sesuai UU No. 27 Tahun 2022.
- Kejujuran pelaporan — laporkan temuan apa adanya, termasuk yang tidak sesuai harapan.
Pelanggaran yang harus dihindari
Permendikbudristek No. 39 Tahun 2021 tentang Integritas Akademik dalam Menghasilkan Karya Ilmiah mengategorikan pelanggaran, antara lain fabrikasi (mengarang data), falsifikasi (memanipulasi data), plagiat, kepengarangan yang tidak sah, konflik kepentingan, dan pengajuan jamak.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاءَ لِلَّهِ وَلَوْ عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ
Makna ringkas: Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri.
QS. An-Nisa’ [4]: 135 (potongan ayat) — kejujuran dalam melaporkan temuan
Dokumen etika
Siapkan: lembar informasi partisipan, formulir persetujuan, surat izin penelitian, dan rencana pengelolaan data. Template formulir persetujuan tersedia di Pusat Unduhan.
Istilah kunci
- Informed consent
- Persetujuan partisipan setelah memperoleh informasi lengkap.
- Assent
- Kesediaan anak untuk berpartisipasi, di samping persetujuan orang tua.
- Anonimitas
- Identitas partisipan tidak dapat diketahui.
Pertanyaan refleksi
- Risiko apa yang mungkin dialami partisipan penelitian Anda? Bagaimana mitigasinya?
- Bagaimana melaporkan temuan yang tidak sesuai hipotesis?
7. Penulisan Hasil dan Pembahasan
Hasil penelitian
Sajikan temuan secara sistematis sesuai rumusan masalah. Gunakan tabel, grafik, dan kutipan wawancara yang representatif. Pada bagian hasil, laporkan apa yang ditemukan tanpa menafsirkan berlebihan.
Pembahasan
Pembahasan menjawab: apa arti temuan ini?
- Tafsirkan temuan utama.
- Bandingkan dengan teori dan penelitian terdahulu: mendukung, memperluas, atau berbeda? Jelaskan kemungkinan penyebab perbedaan.
- Kaitkan dengan konteks (misalnya kondisi madrasah di Aceh Singkil).
- Uraikan implikasi bagi praktik PAI dan kebijakan.
- Akui keterbatasan penelitian secara jujur.
Kesimpulan dan saran
- Kesimpulan menjawab rumusan masalah secara ringkas, tanpa data baru.
- Saran ditujukan kepada pihak spesifik dan berdasarkan temuan, termasuk saran penelitian lanjutan.
Gaya penulisan
- Bahasa baku sesuai EYD Edisi V, kalimat efektif.
- Satu paragraf satu gagasan utama.
- Konsisten dalam istilah dan transliterasi.
- Konsisten dalam kala (tense) dan sudut pandang sesuai pedoman kampus.
Istilah kunci
- Implikasi
- Konsekuensi temuan bagi praktik, teori, atau kebijakan.
- Keterbatasan penelitian
- Batas-batas yang memengaruhi generalisasi atau interpretasi temuan.
Pertanyaan refleksi
- Apa perbedaan bagian hasil dan pembahasan?
- Keterbatasan apa yang mungkin ada pada penelitian Anda?
8. Sitasi dan Integritas Akademik
Prinsip sitasi
- Gunakan gaya sitasi yang ditetapkan pedoman STAISAR (misalnya APA edisi ke-7 atau catatan kaki).
- Konsisten di seluruh naskah.
- Setiap sitasi dalam teks ada di daftar pustaka, dan sebaliknya.
- Gunakan aplikasi manajemen referensi (Zotero/Mendeley) sejak awal.
Parafrasa dan kutipan
Ulangi teknik dari Modul 16: pahami → tutup sumber → tulis dengan kata sendiri → bandingkan → cantumkan sitasi. Kutipan langsung digunakan secukupnya.
Pemeriksaan kemiripan
Banyak kampus menggunakan perangkat pemeriksa kemiripan (similarity check). Persentase kemiripan bukan satu-satunya ukuran plagiat: yang penting adalah apakah setiap gagasan orang lain sudah dicantumkan sumbernya dan apakah kutipan langsung diberi tanda kutip.
Penggunaan AI yang transparan
Ikuti kebijakan kampus tentang AI. Prinsip umum (lihat Modul 14):
- AI boleh membantu curah gagasan, memeriksa tata bahasa, atau meringkas bacaan bila diizinkan.
- AI tidak boleh dijadikan sumber rujukan, pengarang data, atau penulis analisis tanpa pengungkapan.
- Verifikasi setiap informasi dan rujukan yang diberikan AI.
- Cantumkan pernyataan penggunaan AI di bagian yang ditentukan (misalnya kata pengantar atau lampiran).
Kebijakan tugas akhir
Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi memberi keleluasaan kepada perguruan tinggi menentukan bentuk tugas akhir (misalnya skripsi, prototipe, proyek). Perguruan tinggi keagamaan mengikuti ketentuan Kementerian Agama dan pedoman internal. Periksa ketentuan terbaru di STAISAR.
Istilah kunci
- Similarity check
- Pemeriksaan kemiripan teks dengan sumber lain.
- Pernyataan penggunaan AI
- Pengungkapan bagian karya yang dibantu AI dan cara verifikasinya.
Pertanyaan refleksi
- Apakah persentase kemiripan rendah menjamin tidak ada plagiat?
- Bagaimana kebijakan STAISAR tentang penggunaan AI dalam skripsi?
9. Seminar dan Sidang
Seminar proposal
Seminar proposal menguji kelayakan rencana penelitian. Siapkan presentasi 10–15 menit dengan struktur:
- Judul dan latar belakang singkat (masalah dan kesenjangan).
- Rumusan masalah dan tujuan.
- Kajian teori dan kerangka berpikir (diagram).
- Metodologi (pendekatan, subjek, teknik, instrumen, analisis).
- Jadwal penelitian.
Sidang skripsi (munaqasyah)
Sidang menguji penguasaan Anda atas seluruh penelitian. Fokuskan presentasi pada temuan utama, pembahasan, dan kontribusi.
Menjawab pertanyaan penguji
- Dengarkan pertanyaan sampai selesai; catat.
- Jika belum jelas, minta klarifikasi dengan sopan.
- Jawab dengan merujuk data dan teori dalam skripsi.
- Akui keterbatasan dengan jujur; jangan defensif.
- Bila tidak tahu, katakan dengan sopan dan tunjukkan bagaimana Anda akan mencari jawabannya.
Pertanyaan yang sering muncul
- Mengapa memilih topik dan lokasi ini?
- Apa kebaruan penelitian Anda?
- Mengapa menggunakan metode/teknik analisis tersebut?
- Bagaimana Anda menjamin keabsahan/validitas data?
- Apa implikasi temuan bagi guru PAI?
- Apa keterbatasan penelitian Anda?
Revisi dan finalisasi
Catat semua masukan dalam tabel revisi (masukan, penguji, halaman, perbaikan), selesaikan dalam batas waktu, mintalah persetujuan penguji/pembimbing, lalu finalisasi naskah sesuai format kampus dan unggah ke repositori bila diwajibkan.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Makna ringkas: Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.
QS. Thaha [20]: 25–28
Istilah kunci
- Munaqasyah
- Sidang ujian skripsi di perguruan tinggi keagamaan Islam.
- Tabel revisi
- Daftar masukan penguji beserta perbaikan yang dilakukan.
Pertanyaan refleksi
- Pertanyaan penguji apa yang paling Anda khawatirkan? Siapkan jawabannya.
- Bagaimana Anda akan mengelola revisi setelah sidang?
Aktivitas belajar
Aktivitas 1: Matriks Topik, Masalah, Studi Terdahulu, dan Kontribusi
Tujuan: Memetakan dan memilih topik skripsi yang layak.
- Tuliskan tiga calon topik.
- Isi matriks topik untuk setiap calon (masalah, studi terdahulu, kesenjangan, kontribusi, akses data).
- Nilai setiap topik dengan kriteria FINER.
- Pilih satu topik dan rumuskan judul sementara.
Produk/bukti belajar: Matriks topik dan judul sementara.
Aktivitas 2: Rancangan Proposal
Tujuan: Menyusun draf proposal sesuai pedoman STAISAR.
- Tulis latar belakang dengan pola corong dan sitasi.
- Rumuskan masalah, tujuan, dan manfaat.
- Susun kajian pustaka sintesis dari matriks literatur (minimal 10 sumber).
- Tulis metodologi dan instrumen.
Produk/bukti belajar: Draf proposal Bab I–III.
Aktivitas 3: Latihan Presentasi Proposal
Tujuan: Berlatih menyajikan proposal dan menjawab pertanyaan.
- Siapkan presentasi 10 menit.
- Presentasikan di depan teman yang berperan sebagai penguji.
- Catat pertanyaan dan masukan dalam tabel revisi.
- Revisi proposal.
Produk/bukti belajar: Slide presentasi dan tabel revisi.
Rubrik penilaian
Rubrik Draf Proposal Skripsi — skala 4 (Sangat baik) sampai 1 (Perlu bimbingan).
| Kriteria | 4 · Sangat baik | 3 · Baik | 2 · Cukup | 1 · Perlu bimbingan |
|---|---|---|---|---|
| Masalah & kesenjangan | Jelas, didukung data dan literatur | Jelas, dukungan kurang | Kurang jelas | Tidak jelas |
| Kajian pustaka | Sintesis kritis, sumber mutakhir dan relevan | Cukup sintesis | Ringkasan per sumber | Minim sumber |
| Metodologi | Sesuai masalah, rinci, instrumen jelas | Sesuai, kurang rinci | Kurang sesuai | Tidak sesuai |
| Etika | Rencana izin, consent, keamanan data lengkap | Sebagian besar ada | Sebagian kecil | Tidak ada |
| Sitasi & bahasa | APA/pedoman konsisten, bahasa baku | Sedikit kesalahan | Banyak kesalahan | Tanpa sitasi |
Rangkuman
- Topik layak memenuhi kriteria FINER dan menjawab kesenjangan penelitian.
- Latar belakang adalah argumen berbasis bukti; rumusan masalah menentukan metode.
- Kajian pustaka harus menyintesis literatur; kerangka berpikir menunjukkan alur logis penelitian.
- Metodologi meliputi pendekatan, subjek, teknik, instrumen, dan analisis yang sesuai masalah.
- Etika penelitian: consent, kerahasiaan, izin, keamanan data, dan kejujuran pelaporan.
- Pembahasan menafsirkan temuan dan membandingkannya dengan teori serta penelitian terdahulu.
- Sitasi konsisten, penggunaan AI transparan, dan persiapan matang untuk seminar dan sidang.
Evaluasi mandiri
Pilih jawaban; pembahasan muncul otomatis. Skor latihan ini untuk refleksi diri dan tidak menjadi nilai akademik resmi.
1. Kriteria FINER untuk topik penelitian mencakup …
2. Bagian latar belakang yang menunjukkan selisih antara kondisi ideal dan nyata disebut …
3. Kajian pustaka yang kuat bersifat …
4. Pendekatan yang tepat untuk menghasilkan dan menguji produk pendidikan adalah …
5. Tahapan analisis data model Miles, Huberman, dan Saldaña adalah …
6. Membandingkan data wawancara, observasi, dan dokumen untuk memeriksa konsistensi disebut …
7. Mengubah data agar sesuai hipotesis termasuk pelanggaran …
8. Persetujuan partisipan setelah memperoleh informasi lengkap tentang penelitian disebut …
9. Bagian yang membandingkan temuan dengan teori dan penelitian terdahulu adalah …
10. Sikap yang tepat ketika tidak mengetahui jawaban pertanyaan penguji adalah …
Bahan unduhan
Referensi
Kitab klasik dicantumkan tanpa tahun karena tersedia dalam banyak edisi; sesuaikan dengan edisi yang Anda gunakan. Naskah regulasi diperiksa pada JDIH/portal resmi kementerian.
- Booth, W. C., Colomb, G. G., Williams, J. M., Bizup, J., & FitzGerald, W. T. (2016). The craft of research (4th ed.). University of Chicago Press.
- Borg, W. R., & Gall, M. D. (1983). Educational research: An introduction (4th ed.). Longman.
- Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6
- Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
- Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE.
- Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE.
- Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE.
- Sugiyono. Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta. [Berbagai edisi]
- American Psychological Association. (2020). Publication manual of the American Psychological Association (7th ed.). https://apastyle.apa.org
- Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2021 tentang Integritas Akademik dalam Menghasilkan Karya Ilmiah. https://peraturan.bpk.go.id
- Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
- STAI Syekh Abdur Rauf Singkil. Pedoman penulisan skripsi. [Gunakan edisi terbaru yang berlaku]
Pernyataan penggunaan AI. Draf materi ini disusun dengan bantuan AI generatif berdasarkan desain materi E-PAI STAISAR dan sumber-sumber yang tercantum. Dalil, nomor hadis, regulasi, dan data wajib ditelaah dosen pengampu serta dicek ulang pada sumber resmi sebelum dikutip dalam karya akademik.
© 2026 E-PAI STAISAR. Boleh dibagikan untuk tujuan pendidikan nonkomersial dengan menyebut sumber.
Komentar
Posting Komentar