Modul Pembelajaran Digital · Program Studi Pendidikan Agama IslamDapat digunakan dosen dan mahasiswa tanpa login
Modul Pembelajaran Digital · Prodi PAI

E-PAI STAISAR

Belajar lebih mudah bersama E-PAI STAISAR: materi, panduan, kuis, dan bahan unduhan untuk mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam. Dapat digunakan tanpa login.

IlmuAkhlakKompetensiMasa Depan

20 Modul untuk Mahasiswa PAI

Setiap modul memuat capaian pembelajaran, peta konsep, uraian per topik dengan dalil dan contoh kontekstual, aktivitas, rubrik, rangkuman, kuis dengan pembahasan, bahan unduhan, dan daftar referensi.

Mulai dari mana?

Semester awal

Mulai dari Modul 01–07: sumber ajaran, akidah-akhlak, fikih, sejarah, landasan pendidikan, profesi guru, dan psikologi peserta didik.

Buka Modul 01 →

Persiapan mengajar & PPL

Modul 08–15: perencanaan, metode, media, evaluasi, micro teaching, administrasi guru, AI, dan video praktik.

Buka Modul 08 →

Belajar mandiri digital

Modul 16–19: literasi referensi, e-learning, pengembangan modul ajar, dan kuis.

Buka Modul 16 →

Menulis skripsi

Modul 20 bersama Modul 16 dan 18: dari pemilihan topik sampai sidang, dengan template matriks literatur dan validasi.

Buka Modul 20 →

Satu platform untuk kompetensi mahasiswa PAI

  • Modul ajar — uraian materi terstruktur yang dapat dibaca di ponsel.
  • Kuis dan latihan — pembahasan muncul otomatis; skor untuk refleksi diri, bukan nilai resmi.
  • E-book dan referensi — daftar pustaka APA 7 dan portal sumber tepercaya.
  • Lembar kerja dan template — DOCX/XLSX yang dapat diedit untuk tugas, PPL, dan skripsi.
  • Penulisan skripsi — panduan langkah demi langkah dan perangkat pendukungnya.

Ilmu, Teknologi, dan Akhlak untuk Pendidikan yang Lebih Baik. Dikembangkan oleh Andika Novriadi Cibro.

© 2026 E-PAI STAISAR. Boleh dibagikan untuk tujuan pendidikan nonkomersial dengan menyebut sumber.

Modul 20: Penulisan Skripsi

MODUL 20 · E-PAI STAISAR

Penulisan Skripsi

Memandu mahasiswa menyiapkan dan menulis skripsi secara metodologis, etis, orisinal, dan sesuai pedoman akademik kampus.

Penyusun: Andika Novriadi CibroProgram Studi Pendidikan Agama IslamVersi 1.0 · Diperbarui Oktober 2026

Pengantar

Skripsi adalah puncak perjalanan akademik sarjana: kesempatan pertama Anda menghasilkan pengetahuan, bukan hanya menerimanya. Prosesnya panjang—dari kegelisahan akademik hingga sidang—tetapi dapat dijalani dengan tenang bila dipecah menjadi langkah-langkah yang jelas.

Modul ini memandu Anda melalui sembilan tahap: menentukan topik dan judul, latar belakang dan rumusan masalah, kajian pustaka dan kerangka berpikir, metodologi, pengumpulan dan analisis data, etika penelitian, penulisan hasil dan pembahasan, sitasi dan integritas akademik, serta seminar dan sidang. Seluruh uraian bersifat umum; pedoman skripsi STAISAR yang berlaku tetap menjadi acuan utama format dan prosedur.

Capaian pembelajaran

Setelah mempelajari modul ini, Anda diharapkan mampu:

  1. Menentukan masalah penelitian yang layak dan fokus.
  2. Menyusun proposal berdasarkan literatur yang relevan.
  3. Memilih metode serta instrumen yang sesuai.
  4. Menganalisis data dan menyajikan temuan secara transparan.
  5. Menulis sitasi dengan benar dan menjaga integritas akademik.

Prasyarat: Telah mempelajari Modul 16 E-Book dan Referensi; telah/sedang menempuh mata kuliah Metodologi Penelitian.

Peta konsep

Dari masalah ke sidang
TOPIK 1Topik & judul
TOPIK 2Latar belakang & rumusan masalah
TOPIK 3Kajian pustaka & kerangka berpikir
TOPIK 4Metodologi
TOPIK 5Pengumpulan & analisis data
TOPIK 6Etika penelitian
TOPIK 7Hasil & pembahasan
TOPIK 8Sitasi & integritas
TOPIK 9Seminar & sidang

1. Menentukan Topik dan Judul

Sumber topik

Topik penelitian PAI dapat berasal dari:

  • Pengalaman praktik — masalah yang ditemui saat PPL atau mengajar TPA.
  • Literatur — saran penelitian lanjutan di bagian akhir artikel jurnal atau skripsi/tesis.
  • Kebijakan — implementasi kurikulum baru, pembelajaran mendalam, Kurikulum Berbasis Cinta.
  • Konteks lokal — tradisi pendidikan dayah, program tahfiz daerah, pendidikan di wilayah pesisir dan perkebunan Aceh Singkil.

Kriteria topik layak (FINER)

Kriteria Pertanyaan
Feasible (layak dilaksanakan) Apakah data dapat diakses? Waktu dan biaya cukup?
Interesting (menarik) Apakah Anda dan pembaca tertarik?
Novel (baru) Apakah menawarkan sesuatu yang berbeda dari penelitian sebelumnya?
Ethical (etis) Apakah aman dan menghormati partisipan?
Relevant (relevan) Apakah bermanfaat bagi pendidikan Islam?

Kesenjangan penelitian

Kesenjangan (research gap) adalah ruang yang belum dijawab penelitian sebelumnya: konteks berbeda (belum diteliti di madrasah Aceh), metode berbeda (selama ini kualitatif, belum kuantitatif), variabel berbeda, atau hasil yang bertentangan.

Matriks topik

Masalah Studi terdahulu Kesenjangan Potensi kontribusi Akses data
Rendahnya kemampuan tajwid siswa MTs Banyak studi metode tahsin di Jawa Belum ada di Aceh Singkil; belum ada media digital luring Media pembelajaran tajwid luring MTs mitra, izin kepala madrasah

Merumuskan judul

Judul yang baik: spesifik, memuat variabel/fokus, subjek, dan lokasi, tidak terlalu panjang (umumnya ≤ 20 kata), dan mencerminkan jenis penelitian.

Contoh: “Pengembangan Media Pembelajaran Tajwid Berbasis Android Luring untuk Siswa Kelas VII MTs Negeri di Kabupaten Aceh Singkil.”

Gunakan template Matriks Topik dan Literatur di Pusat Unduhan.

Istilah kunci

Research gap
Kesenjangan pengetahuan yang belum dijawab penelitian sebelumnya.
FINER
Kriteria topik: feasible, interesting, novel, ethical, relevant.

Pertanyaan refleksi

  • Masalah pendidikan Islam apa di sekitar Anda yang paling menggelisahkan?
  • Apakah topik Anda layak dari sisi akses data dan waktu?

2. Latar Belakang dan Rumusan Masalah

Struktur latar belakang

Latar belakang adalah argumen mengapa penelitian perlu dilakukan. Struktur yang sering digunakan (pola corong):

  1. Kondisi ideal — apa yang seharusnya (teori, regulasi, tujuan pendidikan).
  2. Kondisi nyata — apa yang terjadi (data awal, observasi, hasil studi).
  3. Kesenjangan — selisih ideal dan nyata.
  4. Penelitian terdahulu — apa yang sudah dan belum diteliti.
  5. Usulan penelitian — mengapa penelitian Anda menjawab kesenjangan.

Setiap klaim didukung bukti dan sitasi. Hindari kalimat umum tanpa dasar (“Di era globalisasi saat ini…”).

Fokus dan rumusan masalah

  • Penelitian kualitatif: fokus penelitian dan pertanyaan penelitian (“Bagaimana guru PAI menerapkan…?”).
  • Penelitian kuantitatif: rumusan masalah yang menunjukkan hubungan/pengaruh/perbedaan variabel (“Apakah terdapat pengaruh… terhadap…?”).
  • Penelitian pengembangan (R&D): “Bagaimana proses pengembangan…?”, “Bagaimana kelayakan…?”, “Bagaimana efektivitas…?”.

Tujuan dan manfaat

Tujuan menjawab rumusan masalah secara paralel. Manfaat dibagi teoretis (kontribusi bagi ilmu) dan praktis (bagi guru, siswa, sekolah, pembuat kebijakan).

Pertanyaan penelitian yang baik

Jelas, terfokus, dapat dijawab dengan data, dan tidak terlalu luas. Booth dkk. (2016) menyarankan bergerak dari topik → pertanyaan → masalah (mengapa jawabannya penting).

Istilah kunci

Pola corong
Struktur argumen dari umum ke khusus.
Fokus penelitian
Batas masalah dalam penelitian kualitatif.
Manfaat teoretis
Kontribusi penelitian bagi pengembangan ilmu.

Pertanyaan refleksi

  • Data awal apa yang dapat Anda kumpulkan untuk menunjukkan kondisi nyata?
  • Apakah rumusan masalah Anda dapat dijawab dengan data yang akan dikumpulkan?

3. Kajian Pustaka dan Kerangka Berpikir

Mencari dan memilih literatur

Gunakan strategi pencarian di Modul 16 (Garuda, SINTA, Moraref, Google Scholar, DOAJ, repositori). Prioritaskan artikel jurnal bereputasi 5–10 tahun terakhir untuk penelitian terdahulu, serta buku teori klasik untuk landasan teori.

Matriks literatur

Matriks literatur membantu menyintesis, bukan sekadar meringkas:

Penulis (tahun) Tujuan Metode Temuan utama Keterbatasan Relevansi dengan penelitian saya
… … … … … …

Menulis kajian pustaka secara sintesis

Ringkasan (lemah): “Ahmad (2020) meneliti… Budi (2021) meneliti… Citra (2022) meneliti…”

Sintesis (kuat): “Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa metode talaqqi meningkatkan ketepatan makhraj (Ahmad, 2020; Citra, 2022), tetapi sebagian besar dilakukan di pesantren dengan rasio guru-santri kecil. Penelitian di madrasah reguler dengan kelas besar masih terbatas (Budi, 2021).”

Penelitian terdahulu

Uraikan persamaan dan perbedaan penelitian terdahulu dengan penelitian Anda untuk menegaskan posisi dan orisinalitas.

Kerangka berpikir

Kerangka berpikir menggambarkan alur logis hubungan masalah, teori, dan solusi/variabel. Dapat disajikan dalam diagram. Untuk penelitian kuantitatif, kerangka berpikir menjadi dasar hipotesis.

Jangan menyitasi sumber yang belum dibaca. Mengutip ulang sitasi dari artikel lain tanpa membaca sumber aslinya berisiko salah kutip. Bila terpaksa, gunakan format sitasi sekunder sesuai pedoman.

Istilah kunci

Matriks literatur
Tabel untuk membandingkan dan menyintesis penelitian.
Sintesis
Memadukan temuan beberapa sumber menjadi argumen baru.
Kerangka berpikir
Alur logis yang menghubungkan masalah, teori, dan penelitian.

Pertanyaan refleksi

  • Apa perbedaan meringkas dan menyintesis literatur?
  • Gambarkan kerangka berpikir penelitian Anda dalam satu diagram.

4. Metodologi Penelitian

Memilih pendekatan

Pendekatan Cocok untuk Contoh desain Rujukan
Kualitatif Memahami makna, proses, pengalaman secara mendalam Studi kasus, fenomenologi, etnografi, studi pustaka Creswell & Creswell (2018); Miles dkk. (2020)
Kuantitatif Mengukur hubungan, pengaruh, atau perbedaan variabel Survei, korelasional, eksperimen/kuasi-eksperimen Creswell & Creswell (2018); Sugiyono
Campuran Menggabungkan kekuatan keduanya Sekuensial eksplanatori/eksploratori Creswell & Creswell (2018)
Penelitian & pengembangan (R&D) Menghasilkan dan menguji produk pendidikan ADDIE, 4D, Borg & Gall Branch (2009); Borg & Gall

Pilihan metode ditentukan oleh rumusan masalah, bukan oleh preferensi atau anggapan “lebih mudah”.

Komponen metodologi

  1. Jenis dan pendekatan penelitian.
  2. Lokasi dan waktu.
  3. Subjek/informan (kualitatif) atau populasi dan sampel (kuantitatif) beserta teknik pemilihannya (purposive, snowball, random, dll.).
  4. Teknik pengumpulan data — wawancara, observasi, dokumentasi, angket, tes.
  5. Instrumen — pedoman wawancara, lembar observasi, angket, tes; beserta uji validitas dan reliabilitas (kuantitatif) atau kredibilitas (kualitatif).
  6. Teknik analisis data.
  7. Prosedur penelitian — langkah-langkah secara berurutan.

Instrumen

  • Susun kisi-kisi instrumen dari indikator variabel/fokus.
  • Lakukan validasi ahli dan uji coba sebelum digunakan.
  • Untuk angket, uji validitas butir (misalnya korelasi item-total) dan reliabilitas (misalnya Cronbach’s alpha).

Istilah kunci

Purposive sampling
Pemilihan informan/sampel berdasarkan pertimbangan tertentu.
Kuasi-eksperimen
Desain eksperimen tanpa penugasan acak penuh.
Validitas instrumen
Ketepatan instrumen mengukur apa yang hendak diukur.

Pertanyaan refleksi

  • Pendekatan apa yang paling sesuai dengan rumusan masalah Anda? Mengapa?
  • Bagaimana Anda akan memvalidasi instrumen penelitian?

5. Pengumpulan dan Analisis Data

Teknik pengumpulan data

Teknik Tips
Wawancara Gunakan pedoman semi-terstruktur, rekam dengan izin, buat transkrip segera
Observasi Gunakan lembar observasi; catat deskriptif dengan waktu
Dokumentasi Kumpulkan dokumen resmi (RPP, jadwal, profil sekolah) dengan izin
Angket Uji coba dahulu; pertanyaan jelas, tidak mengarahkan
Tes Gunakan kisi-kisi; uji validitas dan reliabilitas

Analisis data kualitatif

Model Miles, Huberman, dan Saldaña (2020): kondensasi data → penyajian data (matriks, bagan) → penarikan dan verifikasi kesimpulan, berlangsung secara interaktif.

Analisis tematik (Braun & Clarke, 2006): (1) mengakrabi data, (2) membuat kode awal, (3) mencari tema, (4) meninjau tema, (5) mendefinisikan dan menamai tema, (6) menulis laporan.

Keabsahan data (Lincoln & Guba, 1985): kredibilitas (triangulasi sumber/teknik, member check), transferabilitas (deskripsi tebal), dependabilitas (jejak audit), dan konfirmabilitas.

Analisis data kuantitatif

  • Statistik deskriptif — rata-rata, simpangan baku, persentase.
  • Uji prasyarat — normalitas, homogenitas, linearitas (sesuai uji yang dipakai).
  • Statistik inferensial — uji t, ANOVA, korelasi, regresi, atau uji nonparametrik.
  • Laporkan ukuran efek di samping nilai p bila memungkinkan.

Analisis data R&D

  • Kelayakan dari validasi ahli (persentase skor, Aiken’s V).
  • Kepraktisan dari respons guru/siswa.
  • Efektivitas dari perbandingan pretes–postes (misalnya uji t berpasangan, N-gain).

Kualitas dan keterlacakan data

Simpan data mentah, transkrip, kode, dan berkas analisis secara terstruktur dan aman sehingga proses dapat ditelusuri (audit trail).

Istilah kunci

Triangulasi
Membandingkan data dari berbagai sumber/teknik untuk meningkatkan kredibilitas.
Member check
Mengonfirmasi temuan kepada informan.
Ukuran efek
Besarnya perbedaan/hubungan, terlepas dari ukuran sampel.
N-gain
Ukuran peningkatan skor relatif antara pretes dan postes.

Pertanyaan refleksi

  • Teknik keabsahan data apa yang akan Anda gunakan?
  • Bagaimana Anda menyimpan data agar proses analisis dapat ditelusuri?

6. Etika Penelitian

Prinsip etika

  1. Persetujuan berdasarkan informasi (informed consent) — partisipan memahami tujuan, prosedur, risiko, dan hak untuk mundur. Untuk anak di bawah umur, diperlukan persetujuan orang tua/wali dan kesediaan anak (assent).
  2. Kerahasiaan dan anonimitas — gunakan kode/nama samaran; jangan cantumkan informasi yang dapat mengidentifikasi.
  3. Tidak membahayakan — hindari pertanyaan yang menimbulkan tekanan; sediakan rujukan bila muncul masalah.
  4. Izin lokasi — surat izin dari kampus dan lembaga tempat penelitian.
  5. Keamanan data — simpan rekaman dan data pribadi dengan aman sesuai UU No. 27 Tahun 2022.
  6. Kejujuran pelaporan — laporkan temuan apa adanya, termasuk yang tidak sesuai harapan.

Pelanggaran yang harus dihindari

Permendikbudristek No. 39 Tahun 2021 tentang Integritas Akademik dalam Menghasilkan Karya Ilmiah mengategorikan pelanggaran, antara lain fabrikasi (mengarang data), falsifikasi (memanipulasi data), plagiat, kepengarangan yang tidak sah, konflik kepentingan, dan pengajuan jamak.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاءَ لِلَّهِ وَلَوْ عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ

Makna ringkas: Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri.

QS. An-Nisa’ [4]: 135 (potongan ayat) — kejujuran dalam melaporkan temuan

Dokumen etika

Siapkan: lembar informasi partisipan, formulir persetujuan, surat izin penelitian, dan rencana pengelolaan data. Template formulir persetujuan tersedia di Pusat Unduhan.

Istilah kunci

Informed consent
Persetujuan partisipan setelah memperoleh informasi lengkap.
Assent
Kesediaan anak untuk berpartisipasi, di samping persetujuan orang tua.
Anonimitas
Identitas partisipan tidak dapat diketahui.

Pertanyaan refleksi

  • Risiko apa yang mungkin dialami partisipan penelitian Anda? Bagaimana mitigasinya?
  • Bagaimana melaporkan temuan yang tidak sesuai hipotesis?

7. Penulisan Hasil dan Pembahasan

Hasil penelitian

Sajikan temuan secara sistematis sesuai rumusan masalah. Gunakan tabel, grafik, dan kutipan wawancara yang representatif. Pada bagian hasil, laporkan apa yang ditemukan tanpa menafsirkan berlebihan.

Pembahasan

Pembahasan menjawab: apa arti temuan ini?

  1. Tafsirkan temuan utama.
  2. Bandingkan dengan teori dan penelitian terdahulu: mendukung, memperluas, atau berbeda? Jelaskan kemungkinan penyebab perbedaan.
  3. Kaitkan dengan konteks (misalnya kondisi madrasah di Aceh Singkil).
  4. Uraikan implikasi bagi praktik PAI dan kebijakan.
  5. Akui keterbatasan penelitian secara jujur.

Kesimpulan dan saran

  • Kesimpulan menjawab rumusan masalah secara ringkas, tanpa data baru.
  • Saran ditujukan kepada pihak spesifik dan berdasarkan temuan, termasuk saran penelitian lanjutan.

Gaya penulisan

  • Bahasa baku sesuai EYD Edisi V, kalimat efektif.
  • Satu paragraf satu gagasan utama.
  • Konsisten dalam istilah dan transliterasi.
  • Konsisten dalam kala (tense) dan sudut pandang sesuai pedoman kampus.

Istilah kunci

Implikasi
Konsekuensi temuan bagi praktik, teori, atau kebijakan.
Keterbatasan penelitian
Batas-batas yang memengaruhi generalisasi atau interpretasi temuan.

Pertanyaan refleksi

  • Apa perbedaan bagian hasil dan pembahasan?
  • Keterbatasan apa yang mungkin ada pada penelitian Anda?

8. Sitasi dan Integritas Akademik

Prinsip sitasi

  • Gunakan gaya sitasi yang ditetapkan pedoman STAISAR (misalnya APA edisi ke-7 atau catatan kaki).
  • Konsisten di seluruh naskah.
  • Setiap sitasi dalam teks ada di daftar pustaka, dan sebaliknya.
  • Gunakan aplikasi manajemen referensi (Zotero/Mendeley) sejak awal.

Parafrasa dan kutipan

Ulangi teknik dari Modul 16: pahami → tutup sumber → tulis dengan kata sendiri → bandingkan → cantumkan sitasi. Kutipan langsung digunakan secukupnya.

Pemeriksaan kemiripan

Banyak kampus menggunakan perangkat pemeriksa kemiripan (similarity check). Persentase kemiripan bukan satu-satunya ukuran plagiat: yang penting adalah apakah setiap gagasan orang lain sudah dicantumkan sumbernya dan apakah kutipan langsung diberi tanda kutip.

Penggunaan AI yang transparan

Ikuti kebijakan kampus tentang AI. Prinsip umum (lihat Modul 14):

  • AI boleh membantu curah gagasan, memeriksa tata bahasa, atau meringkas bacaan bila diizinkan.
  • AI tidak boleh dijadikan sumber rujukan, pengarang data, atau penulis analisis tanpa pengungkapan.
  • Verifikasi setiap informasi dan rujukan yang diberikan AI.
  • Cantumkan pernyataan penggunaan AI di bagian yang ditentukan (misalnya kata pengantar atau lampiran).

Kebijakan tugas akhir

Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi memberi keleluasaan kepada perguruan tinggi menentukan bentuk tugas akhir (misalnya skripsi, prototipe, proyek). Perguruan tinggi keagamaan mengikuti ketentuan Kementerian Agama dan pedoman internal. Periksa ketentuan terbaru di STAISAR.

Istilah kunci

Similarity check
Pemeriksaan kemiripan teks dengan sumber lain.
Pernyataan penggunaan AI
Pengungkapan bagian karya yang dibantu AI dan cara verifikasinya.

Pertanyaan refleksi

  • Apakah persentase kemiripan rendah menjamin tidak ada plagiat?
  • Bagaimana kebijakan STAISAR tentang penggunaan AI dalam skripsi?

9. Seminar dan Sidang

Seminar proposal

Seminar proposal menguji kelayakan rencana penelitian. Siapkan presentasi 10–15 menit dengan struktur:

  1. Judul dan latar belakang singkat (masalah dan kesenjangan).
  2. Rumusan masalah dan tujuan.
  3. Kajian teori dan kerangka berpikir (diagram).
  4. Metodologi (pendekatan, subjek, teknik, instrumen, analisis).
  5. Jadwal penelitian.

Sidang skripsi (munaqasyah)

Sidang menguji penguasaan Anda atas seluruh penelitian. Fokuskan presentasi pada temuan utama, pembahasan, dan kontribusi.

Menjawab pertanyaan penguji

  • Dengarkan pertanyaan sampai selesai; catat.
  • Jika belum jelas, minta klarifikasi dengan sopan.
  • Jawab dengan merujuk data dan teori dalam skripsi.
  • Akui keterbatasan dengan jujur; jangan defensif.
  • Bila tidak tahu, katakan dengan sopan dan tunjukkan bagaimana Anda akan mencari jawabannya.

Pertanyaan yang sering muncul

  • Mengapa memilih topik dan lokasi ini?
  • Apa kebaruan penelitian Anda?
  • Mengapa menggunakan metode/teknik analisis tersebut?
  • Bagaimana Anda menjamin keabsahan/validitas data?
  • Apa implikasi temuan bagi guru PAI?
  • Apa keterbatasan penelitian Anda?

Revisi dan finalisasi

Catat semua masukan dalam tabel revisi (masukan, penguji, halaman, perbaikan), selesaikan dalam batas waktu, mintalah persetujuan penguji/pembimbing, lalu finalisasi naskah sesuai format kampus dan unggah ke repositori bila diwajibkan.

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي ۝ وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي ۝ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي ۝ يَفْقَهُوا قَوْلِي

Makna ringkas: Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.

QS. Thaha [20]: 25–28

Istilah kunci

Munaqasyah
Sidang ujian skripsi di perguruan tinggi keagamaan Islam.
Tabel revisi
Daftar masukan penguji beserta perbaikan yang dilakukan.

Pertanyaan refleksi

  • Pertanyaan penguji apa yang paling Anda khawatirkan? Siapkan jawabannya.
  • Bagaimana Anda akan mengelola revisi setelah sidang?

Aktivitas belajar

Aktivitas 1: Matriks Topik, Masalah, Studi Terdahulu, dan Kontribusi

Tujuan: Memetakan dan memilih topik skripsi yang layak.

  1. Tuliskan tiga calon topik.
  2. Isi matriks topik untuk setiap calon (masalah, studi terdahulu, kesenjangan, kontribusi, akses data).
  3. Nilai setiap topik dengan kriteria FINER.
  4. Pilih satu topik dan rumuskan judul sementara.

Produk/bukti belajar: Matriks topik dan judul sementara.

Aktivitas 2: Rancangan Proposal

Tujuan: Menyusun draf proposal sesuai pedoman STAISAR.

  1. Tulis latar belakang dengan pola corong dan sitasi.
  2. Rumuskan masalah, tujuan, dan manfaat.
  3. Susun kajian pustaka sintesis dari matriks literatur (minimal 10 sumber).
  4. Tulis metodologi dan instrumen.

Produk/bukti belajar: Draf proposal Bab I–III.

Aktivitas 3: Latihan Presentasi Proposal

Tujuan: Berlatih menyajikan proposal dan menjawab pertanyaan.

  1. Siapkan presentasi 10 menit.
  2. Presentasikan di depan teman yang berperan sebagai penguji.
  3. Catat pertanyaan dan masukan dalam tabel revisi.
  4. Revisi proposal.

Produk/bukti belajar: Slide presentasi dan tabel revisi.

Rubrik penilaian

Rubrik Draf Proposal Skripsi — skala 4 (Sangat baik) sampai 1 (Perlu bimbingan).

Kriteria4 · Sangat baik3 · Baik2 · Cukup1 · Perlu bimbingan
Masalah & kesenjanganJelas, didukung data dan literaturJelas, dukungan kurangKurang jelasTidak jelas
Kajian pustakaSintesis kritis, sumber mutakhir dan relevanCukup sintesisRingkasan per sumberMinim sumber
MetodologiSesuai masalah, rinci, instrumen jelasSesuai, kurang rinciKurang sesuaiTidak sesuai
EtikaRencana izin, consent, keamanan data lengkapSebagian besar adaSebagian kecilTidak ada
Sitasi & bahasaAPA/pedoman konsisten, bahasa bakuSedikit kesalahanBanyak kesalahanTanpa sitasi

Rangkuman

  • Topik layak memenuhi kriteria FINER dan menjawab kesenjangan penelitian.
  • Latar belakang adalah argumen berbasis bukti; rumusan masalah menentukan metode.
  • Kajian pustaka harus menyintesis literatur; kerangka berpikir menunjukkan alur logis penelitian.
  • Metodologi meliputi pendekatan, subjek, teknik, instrumen, dan analisis yang sesuai masalah.
  • Etika penelitian: consent, kerahasiaan, izin, keamanan data, dan kejujuran pelaporan.
  • Pembahasan menafsirkan temuan dan membandingkannya dengan teori serta penelitian terdahulu.
  • Sitasi konsisten, penggunaan AI transparan, dan persiapan matang untuk seminar dan sidang.

Evaluasi mandiri

Pilih jawaban; pembahasan muncul otomatis. Skor latihan ini untuk refleksi diri dan tidak menjadi nilai akademik resmi.

1. Kriteria FINER untuk topik penelitian mencakup …

Tepat. FINER membantu menilai kelayakan topik.
Belum tepat. Jawaban yang benar: D. FINER membantu menilai kelayakan topik.

2. Bagian latar belakang yang menunjukkan selisih antara kondisi ideal dan nyata disebut …

Tepat. Kesenjangan menjadi alasan penelitian perlu dilakukan.
Belum tepat. Jawaban yang benar: A. Kesenjangan menjadi alasan penelitian perlu dilakukan.

3. Kajian pustaka yang kuat bersifat …

Tepat. Sintesis menunjukkan pola, perbedaan, dan kesenjangan.
Belum tepat. Jawaban yang benar: C. Sintesis menunjukkan pola, perbedaan, dan kesenjangan.

4. Pendekatan yang tepat untuk menghasilkan dan menguji produk pendidikan adalah …

Tepat. R&D menggunakan model seperti ADDIE atau 4D.
Belum tepat. Jawaban yang benar: A. R&D menggunakan model seperti ADDIE atau 4D.

5. Tahapan analisis data model Miles, Huberman, dan Saldaña adalah …

Tepat. Ketiga komponen berlangsung secara interaktif.
Belum tepat. Jawaban yang benar: A. Ketiga komponen berlangsung secara interaktif.

6. Membandingkan data wawancara, observasi, dan dokumen untuk memeriksa konsistensi disebut …

Tepat. Triangulasi teknik meningkatkan kredibilitas.
Belum tepat. Jawaban yang benar: B. Triangulasi teknik meningkatkan kredibilitas.

7. Mengubah data agar sesuai hipotesis termasuk pelanggaran …

Tepat. Falsifikasi adalah memanipulasi data; fabrikasi adalah mengarang data.
Belum tepat. Jawaban yang benar: C. Falsifikasi adalah memanipulasi data; fabrikasi adalah mengarang data.

8. Persetujuan partisipan setelah memperoleh informasi lengkap tentang penelitian disebut …

Tepat. Untuk anak, diperlukan juga assent dan persetujuan orang tua.
Belum tepat. Jawaban yang benar: C. Untuk anak, diperlukan juga assent dan persetujuan orang tua.

9. Bagian yang membandingkan temuan dengan teori dan penelitian terdahulu adalah …

Tepat. Pembahasan menafsirkan makna temuan.
Belum tepat. Jawaban yang benar: A. Pembahasan menafsirkan makna temuan.

10. Sikap yang tepat ketika tidak mengetahui jawaban pertanyaan penguji adalah …

Tepat. Kejujuran ilmiah dihargai dalam sidang.
Belum tepat. Jawaban yang benar: D. Kejujuran ilmiah dihargai dalam sidang.

Bahan unduhan

Referensi

Kitab klasik dicantumkan tanpa tahun karena tersedia dalam banyak edisi; sesuaikan dengan edisi yang Anda gunakan. Naskah regulasi diperiksa pada JDIH/portal resmi kementerian.

  1. Booth, W. C., Colomb, G. G., Williams, J. M., Bizup, J., & FitzGerald, W. T. (2016). The craft of research (4th ed.). University of Chicago Press.
  2. Borg, W. R., & Gall, M. D. (1983). Educational research: An introduction (4th ed.). Longman.
  3. Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6
  4. Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
  5. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE.
  6. Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE.
  7. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE.
  8. Sugiyono. Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta. [Berbagai edisi]
  9. American Psychological Association. (2020). Publication manual of the American Psychological Association (7th ed.). https://apastyle.apa.org
  10. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2021 tentang Integritas Akademik dalam Menghasilkan Karya Ilmiah. https://peraturan.bpk.go.id
  11. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
  12. STAI Syekh Abdur Rauf Singkil. Pedoman penulisan skripsi. [Gunakan edisi terbaru yang berlaku]

Pernyataan penggunaan AI. Draf materi ini disusun dengan bantuan AI generatif berdasarkan desain materi E-PAI STAISAR dan sumber-sumber yang tercantum. Dalil, nomor hadis, regulasi, dan data wajib ditelaah dosen pengampu serta dicek ulang pada sumber resmi sebelum dikutip dalam karya akademik.

© 2026 E-PAI STAISAR. Boleh dibagikan untuk tujuan pendidikan nonkomersial dengan menyebut sumber.

Komentar